“Kami juga mohon maaf kepada seluruh masyarakat, terutama kepada keluarga korban, apabila dalam pelaksanaan evakuasi korban ini, belum menyenangkan semua pihak,” ujar Syaugi di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (10/11).
“Kami bukan sempurna jadi pasti ada kekurangan, jadi kami akan evaluasi kekurangan-kekurangan yang ada,” tambahnya lagi.
Syaugi mengatakan, seluruh tim sudah berupaya semaksimal mungkin dengan mengerahkan sekuat tenaga untuk melakukan pencarian korban.
“Namun kita sudah melaksanakan sekuat tenaga, dengan kata kunci tiga yang selalu sampaikan, pemerintah hadir, serius, all out dan bekerja memakai hati,” kata dia.
Basarnas memutuskan untuk menutup operasi pencarian dan evakuasi korban setelah operasi tersebut berlangsung selama 13 hari. Penghentian ini dilakukan berdasarkan pertimbangan temuan yang kian sedikit dan masukan dari semua pihak.






0 komentar:
Posting Komentar